Pertama di Jawa Tengah,  Pengukuhan Sie Kerukunan Umat Beragama Tingkat RT di Desa Jetis Kecamatan Klaten Selatan

 SOSIAL & POLITIK


LINTASSOLORAYANEWS.COM / KLATEN – Ketua  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten KH. Syamsuddin Asyrofi mengukuhkan Sie Kerukunan Umat Beragama ( KUB ) tingkat Rukun Tetangga ( RT ) se- Desa Jetis  Kecamatan Klaten Selatan Kabupaten Klaten, Kamis (28/9/2023).
 
Acara pengukuhan yang berlangsung di aula kantor Desa Jetis Klaten Selatan ini  menandai komitmen yang kuat  diantara tokoh lintas agama  dalam menjaga kerukunan dan harmoni antar umat beragama di wilayah Desa Jetis Klaten Selatan.
 
KH. Syamsuddin Asyrofi dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pengukuhan Sie KUB tingkat RT  tersebut diharapkan pengurus dan anggota PKUB bisa semakin meningkatkan partisipasi bagi tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dalam pembinaan sosial kemasyarakatan di Desa Jetis  Kecamatan Klaten Selatan.
 
“Peran dari PKUB sangatlah strategis dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih dalam membetengi bangsa dari isu konflik yang digiring kearah agama. Keberadaan PKUB diharapkan  dapat menjadi wadah dialog dan menjadi media dalam menampung aspirasi masyarakat.” kata Syamsuddin.
 
Kepala Desa Jetis Klaten Selatan Mulyatno, SH mengatakan bahwa  selaku pemerintah desa, ia  berharap PKUB  Desa Jetis Kecamatan Klaten Selatan  Kabupaten Klaten dapat menyusun program-program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif sehingga para pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak tertarik bergabung dalam lembaga ini untuk merawat kerukunan” katanya.

Pembentukan Sie KUB sampai di tingkat RT di Desa Jetis Klaten Selatan ini sejalan dengan Pergub Jateng no 37 tahun 2023 dan kebijakan  Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jateng yang  mengusulkan kepengurusan di tingkat RT dapat menambahkan nomenklatur kerukunan umat beragama pada seksi kerohanian.

“Hal ini dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat untuk berdialog mewacanakan tentang kerukunan sampai di tingkat RT ” kata Mulyatno.

Selain itu kata Mulyatno juga untuk mendorong semua pihak  agar terus menggaungkan moderasi beragama dan menjadi agen toleransi baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.

“Kami bersama Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Desa Jetis berinisiatif merespon Pergub 37 tahun 2023  dengan menyusun  kepengurusan RT dengan  menambahkan nomenklatur kerukunan umat beragama pada seksi kerohanian,” katanya.

Dikatakan bahwa semangat moderasi beragama melalui sosial media, yang  bergerak di dunia maya untuk menjaga kerukunan umat beragama dengan  toleransi maka dibutuhkan kekompakan  semua pihak  khususnya  kalangan muda-mudi untuk  menjadi agen toleransi,” katanya.

Sementara itu  Camat Klaten Selatan Supardiyono mengatakan bahwa untuk  menjadi agen toleransi dengan perannya mengedukasi dan mengajak masyarakat agar dapat memilah informasi di dunia maya adalah menjadi tugas bersama para tokoh lintas agama untuk merawat kerukunan.

“Tantangan kita saat ini adalah banjirnya barita-berita hoax, banyak berita bohong yang tersebar dimasyarakat sehingga perlunya agen-agen para tokoh lintas agama untuk menangkal berbagai berita bohong yang bisa memecah belah kehidupan bangsa,” ujarnya.

Maka dari itu, kata dia, peran para tokoh lintas agama yang lebih melek teknologi dan informasi dari pada generasi sebelumnya, harus mampu jadi agen untuk mengedukasi masyarakat supaya memilah informasi di dunia maya.

“Hendaknya mencari sumber-sumber yang terpercaya , tujuannya supaya masyarakat tidak asal menyebarkan atau meneruskan segala informasi yang mereka dapatan di dunia maya tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” pungkasnya. (Moch.Isnaeni)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply