Setelah Selama Lima Tahun Vakum, Badko TPQ Bayat Kembali Gelar Pawai Ta’aruf dan Safari TPQ

 PENDIDIKAN BUDAYA

LINTASSOLORAYANEWS.COM / KLATEN — Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al Qur’an (BADKO TPQ) Kecamatan Bayat menggelar Pawai dan Safari TPQ Se Kecamatan Bayat dan Sekitarnya di Gedung Yayasan Jamaah Haji Bayat (IPHI) Ahad 24/9/3023 )  yang  hampir 5 (lima) Tahun lebih kegiatan tersebut vacum atau berhenti sama sekali.

Menurut Azib Triyanto selaku ketua Badko TPQ Bayat Kegiatan Pawai dan Safari TPQ ini sebenarnya digelar rutin tiap tiga bulan sekali.                                              

“Maksud dan tujuannya diselenggarakannya  kegiatan  ini adalah sebagai sarana media mempererat tali silaturahmi ukhuwah Islamiyyah antar santri dan ustadz/ah yang ada di wilayah Bayat dan sekitarnya.” katanya.                                                 

Menurut Azib kegiatan ini terlaksana kebetulan pada kesempatan ini berbarengan dengan Gebyar FASI Festival Anak Sholeh Indonesia Tingkat Kecamatan sekaligus  untuk menyambut peringatan hari besar Islam yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan  ini diawali dengan Pawai Ta’aruf dari masing-masing TPQ dengan kreativitasnya tiap TPQ ada yang kirimkan 30-100 an santri total peserta yang mengikuti kegiatan ini ribuan yang terdiri dari santri dan ustadz/ah bahkan ada dari orang tuanya juga ikut.” katanya.

Selain Pawai Ta’aruf menurut Axib juga diawali dengan menyanyikan mars dan hymne TPQ serta diisi pentas dari TPQ diantaranya adalah pentas seni musik tradisional bumbung, pildacil, dll.

Camat Bayat Joko Purwanto mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana memupuk tali ukhuwah dan membentengi anak’ dari pergaulan yang tidak baik dan pengaruh gadget untuk senantiasa rajin belajar dan mengaji.                                           

“Dengan diadakannya acara ini juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat diantaranya banyak para pedagang yang berjualan di arena Gedung Yayasan Jamaah Haji Bayat (IPHI).” katanya saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan ini  menurut Azib juga menghadirkan juru kisah islami Nasional Kak Bimo dengan mengangkat tema Perjalanan Kelahiran Nabi Muhammad SAW..                        

“Penyampaian pengajian yang dikemas dengan dunia anak’ ini sangat menarik dan antusias peserta mendengarkan dan mengikutinya juga sangat tinggi.”pungkasnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini banyak pihak sangat mengharapkan  kedepan bisa berlanjut secara Rutin seperti dulu keleling dari desa satu ke desa lainnya selain untuk mengetahui kondisi TPQ dan juga sebagai motivasi dan pembinaan kepada TPQ yang ada di wilayah Bayat Klaten. (Moch.Isnaeni)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply