Laksanakan Cooling System, Kapolda Jateng Ikuti Trabas Bhayangkara Polres Klaten

 NASIONAL

LINTASSOLORAYANEWS.COM / KLATEN – Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Ahmad Luthfi hari Minggu (29/10/2023) melaksanakan kegiatan “cooling system'” dengan melakukan aksi “Trabas Bhayangkara Polres Klaten” dengan jarak tempuh yang dijangkau sekitar dua jam perjalanan di daerah sekitar Rowo Jombor, desa Krakitan kecamatan Bayat.

Kegiatan Trabas Bhayangkara Polres Klaten hari ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta dari berbagai komunitas motor trail dari berbagai kota di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menurut Kapolda Jateng, Irjen (Pol) Ahmad Luthfi merupakan salah satu upaya untuk menciptakan situasi di dalam masyarakat tetap sejuk dalam rangka menghadapi Pemilu tahun 2024.

” Dengan menciptakan kegiatan yang menghibur ini, diharapkan di dalam warga masyarakat tidak timbul polarisasi , tercipta suasana yang sejuk dan damai dalam rangka menghadapi pemilu tahun 2024..” ungkap Kapolda.

Selain dilakukan kegiatan Trabas dengan motor trail, dalam pelaksanaan kegiatan hari ini juga dilakukan penyerahan bantuan sosial oleh Kapolda kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda, bahwa situasi kamtibmas di Jawa Tengah tetap kondusif. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan gelar operasi sistem pengamanan kota dan gelar operasi Mantab Brata yang telah dilaksanakan oleh jajaran Polda Jawa Tengah.

“Dari 117 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Jawa Tengah, ada sekitar 520 TPS yang dikategorikan sangat rawan, 730 TPS rawan dan 116 ribu TPS kurang rawan.  Untuk itu, nanti akan kita geser personil polisi dan TNI untuk mengawal dan mengawasi TPS yang sangat rawan tersebut..” jelas Kapolda.

Terkait dengan musibah kebakaran di lereng gunung Merbabu di kabupaten Semarang, Kapolda menyatakan bahwa saat ini polisi, TNI maupun Damkar dari wilayah eks karesidenan Semarang sudah berupaya menangani kebakaran tersebut.

Bahkan dikatakan juga oleh Kapolda, berhubung medan atau lokasi kebakaran sangat sulit dijangkau dengan kendaraan pemadam, maka mulai hari ini sudah akan dikerahkan “water bom” dengan menggunakan pesawat terbang maupun helikopter pembawa air untuk memadamkan kebakaran dari udara.

” Mulai hari ini kita akan gunakan “Water Bom” untuk memadamkan kebakaran dari udara..” ujar Kapolda Jateng, Irjen (Pol) Ahmad Luthfi. (Jon’s)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply