ES Tersangka Penipuan  Investasi Bodong Di Magelang  Ditahan Kejaksaan

 HUKUM

LINTASSOLORAYANEWS.COM / MAGELANG – Kepolisian Resort ( Polres ) Kabupaten  Magelang dengan serius telah  menyelesaikan berkas perkara  penggelapan atau penipuan atas nama tersangka ES (51), warga Brigjen Katamso no 92 A. RT 044 RW 013  Kelurahan  Prawirodirjan Kecamatan Gondomanan Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ).               

Berkas perkara kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) dengan  Nomor : B-1878/M.3.44/Eoh.1/10/ 2023, tanggal 30 Oktober 2023.

Atas penetapan tersangka tersebut, Kasat  Reskrim Polres Kabupaten  Magelang melalui penyidik/penyidik pembantu  selanjutnya  melimpahkan/menyerahkan tersangka berikut barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang.                                  

Menurut sebuah  sumber di Polres Kabupaten  Magelang Pelimpahan tersangka  dilakukan   sesuai ketentuan pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP,  dimana penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada pihak kejaksaan untuk segera dilimpahkan ke pengadilan.

Tersangka ES   dilimpahkan kepada pihak kejaksaan pada hari Kamis (30/11/2023) hari ini. Selanjutnya tersangka dilakukan penahanan oleh pihak Kejaksaan dan dititipkan di  Lapas setempat.           

Sumber lain menjelaskan ES sejak ditetapkan sebagai tersangka tanggal 15 Desember 2022  dengan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sebagaimana dimaksud  dalam pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP  atas laporan polisi nomor :  LP/B/23/Ii/2022/SPKT/POLRES KABUPATEN  MAGELANG POLDA JATENG tanggal 9 Februari 2022, namun tersangka selama ini tidak dilakukan penahanan.                                 

Sebelum  ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Rudi Harianto   (52) beralamat di Gondang Legi RT 002 RW 005 Kelurahan Ngasem Kecamatan Tegalrejo Magelang yang telah menjadi korban aksi penipuan  atas dana pinjaman dengan kedok investasi  kepada ES  sebesar 1 Milyard yang diserahkan dengan  transfer dan penyerahan secara Cash sebanyak  3 kali  melalui rekening atas nama ES dan penyerahan secara langsung. 

Penyerahan uang 1 Milyard dari Rudi Harianto kepada ES dengan kedok pinjam untuk investasi   tersebut Rudi  dijanjikan akan mendapat keuntungan sebesar 5 persen setiap bulannya.                     

Untuk meyakinkan kepada Rudi  tersangka ES menyerahkan jaminan atas dana pinjaman investasi tersebut dengan memberikan 3 cek  senilai 1 Milyard  yang katanya bisa dicairkan sewaktu-waktu dan bisa untuk pegangan jika sewaktu – waktu ES ingkar janji.

Mirisnya beberapa bulan kemudian janji untuk memberikan keuntungan 5 persen tersebut tidak direalisasikan. Saat dilakukan penagihan tersangka selalu berkelit. Dan oleh karenanya Rudi berinisistif untuk mencairkan 3 cek yang diberikan sebelumnya sebagai jaminan yang dikatakan bisa dicairkan sewaktu’waktu. Tetapi tragis 3 cek tersebut tidak bisa dicairkan alias cek kosong.

Barulah Rudi Harianto  menyadari kena tipu oleh ES. Ternyata pinjaman dengan kedok  investasi tersebut tidak dijalankan sebagai mana mestinya, dan cek yang dijaminkan ternyata kosong tidak ada uangnya dan ketika akan dicairkan kepada pihak Bank ditolak

Bahkan yang lebih tragis lagi  Rudi yang terkena tipu oleh tersangka malah dilaporkan  tersangka  ke Pengadilan Negeri Kabupaten Magelang  secara perdata untuk membatalkan atau mencabut perkara pidananya  di Polres Kabupaten  Magelang  dengan dalih Rudi dianggap melawan hukum karena pinjaman  uang 1 milyard dimaksud sebagai masalah perdata.

Rudi  yang dihubungi media ini  membenarkan setelah mendapat informasi dari pengacaranya bahwa tersangka ES telah dilimpahkan perkaranya oleh Polres Kabupaten  Magelang ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang.

” Iya atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP atau pasal 372  dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara  dan telah dilakukan penahanan” katanya. (Moch.Isnaeni)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply