Meski Masih Ada Pedagang Yang Belum Tempati Kiosnya, Geliat Ekonomi Rakyat Di Pasar Gede Mulai Ramai

 EKONOMI & BISNIS

 

LINTASSOLORAYANEWS.COM / KLATEN – Geliat ekonomi rakyat di Pasar Gede Klaten sudah mulai terlihat setelah sebulan terakhir ditempati oleh para pedagang yang sebelumnya menempati pasar darurat selama kurang lebih dua tahun.

Hal ini ditandai dengan makin banyaknya kios atau lapak pedagang yang sudah ditempati dan ada aktifitas jual beli. Terlihat juga pengunjung sudah mulai rame. Hanya tinggal beberapa kios saja, baik itu di lantai dua maupun lantai tiga yang masih tutup.

Kepala Pengelola Pasar Gede Klaten, Purwadi kepada Lintassolorayanews.com menjelaskan, sesudah selama sebulan pasar gede mulai ditempati, aktifitas perdagangan mulai terlihat relatif lebih ramai. Sudah banyak pedagang yang menempati kios atau lapaknya. Begitu juga dengan pengunjung, sudah mulai rame.

” Apalagi pada hari Sabtu atau Minggu, pengunjung pasar cenderung lebih rame daripada hari biasa…” ungkap Purwadi.

Lebih lanjut Purwadi menjelaskan, tingkat hunian kios di lantai satu sudah diatas 85%, sementara di lantai dua, sudah lebih dari 75% dan lantai tiga sama dengan lantai dua. Masih adanya pedagang yang belum menempati kios di pasar gede disebabkan oleh karena mereka ingin menghabiskan jangka waktu masa sewa kios di sekitar pasar darurat.

” Kemarin, waktu kita masih di pasar darurat, para pedagang itu ada yang menyewa kios di rumah warga dekat lokasi pasar darurat. Lha para pedagang tersebut, saat ini belum menempati kios di pasar gede karena ingin menghabiskan waktu masa sewa kios di pasar darurat itu…” ujar Purwadi.

Untuk segera memenuhi target kios yang harus segera dihuni, pengelola pasar gede saat ini sedang memberikan sosialisasi berupa penempelan leaflet himbauan agar para pedagang segera menempati kios di pasar gede, baik itu di lantai satu, lantai dua maupun lantai tiga. Penempelan leaflet dilakukan di lokasi lokasi strategis di dalam lingkungan pasar gede.

” Himbauan ini berlaku sampai akhir bulan September. Bila sampai akhir bulan September para pedagang itu belum juga menghuni kios dan berjualan di kiosnya, kami akan pertimbangkan opsi untuk pengalihan kios kepada orang lain…” tegas Purwadi. (Jon’s)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply