Iskak Sulistiyo Terpilih Sebagai Ketua  Melalui Musyda di Prambanan

 DAERAH

LINTASSOLORAYANEWS.COM / KLATEN  – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten  mengadakan Musyawarah Daerah untuk memilih 11 formatur di komplek perguruan  Muhammadiyah Prambanan Ahad  (30/7/2023)

Sebanyak  35 calon tetap Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dipilih dengan E-Voting mengerucut menjadi 11 nama yang dipilih melalui Musyawarah Daerah (Musyda) PDM Klaten.

Ketua Panitia Pemilihan ,( Panlih ) Ruswanto mengatakan 35 calon pimpinan itu akan dipilih oleh peserta Musyda. “Nanti dikerucutkan menjadi 11 orang sebagai formatur ,” kata dia ketika ditemui  awak media di Prambanan  Ahad  (30/7/2023).

Sebelumnya 35  calon tetap  terpilih melalui Musypimda dari 70  nama  yang  memenuhi syarat telah dilakukan pada  Rabu (19/7/2023.)

“Sebetulnya kemarin kita hanya ingin  menetapkan 33, tapi karena perolehan suara urutan  ke 33,34,,dan 35  sama, maka diputuskan yang terpilih menjadi calon tetap sebanyak 35” katanya.

Sementara itu, yang punya hak pilih dalam Musyda antara lain dari anggota PDM ,  Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah  dan Pimpinan Ranting serta ortom dengan total pemilih berjumlah 884 dan menggunakan hak pilih 851 sementara yang tidak menggunakan hak pilih sebanyak 33 peserta.

Hak suara dari  masing-masing organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah antara lain  Aisiyah, Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, NA  IPM, IMM, dan  Tapak Suci.

“Jadi total keseluruhan yang memiliki hak pilih ada 884 peserta, yang  menggunakan hak suara sebanyak 851 dan yang tidak menggunakan hak pilih sebanyak 33 orang,” katanya.

Setelah terpilih menjadi 11 formatur, tugas formatur yang terpilih adalah menentukan ketua dan sekertaris PDM Klaten dengan cara musyawarah. “Biasanya memang suara terbanyak itu yang menjadi ketua, tapi tidak mesti harus seperti itu,” katanya.

Dia mengatakan proses pemilihan Ketua PDM Klaten  berbasis musyawarah dan tidak dilakukan dengan sistem voting. Dia bercerita banyak pengalaman di Muhammadiyah yang bahkan mendapat suara terbanyak, tapi tidak mau menjadi ketua.

“Maka masih sangat dinamis. Di Muhammadiyah kan memang kolektif kolegial, jadi semuanya didasarkan dengan musyawarah,” katanya.

Sebanyak 11 formatur terpilih itu, juga bertugas memilih siapa yang akan menjadi wakil ketua, wakil  sekretaris, bendahara, dan anggota, serta Majelis dan lembaga.

“Termasuk nanti memilih anggota unsur pembantu pimpinan, yang menyusun juga para formatur terpilih itu,” katanya  berharap formatur yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik.

Dia menyebut agenda Musda PDM Klaten tidak hanya memilih kepengurusan selanjutnya, namun juga menyusun program untuk lima tahun ke depan. Dari 11 nama  yang terpilih antara lain : Iskak Sulistiyo, Sugiyanto, Mochtar Anshori, Ruswanto, Yusuf Ismanto, Wisnu Untoro, Fathur Rahman, Rusdi Santoso, Suhud Eko Yuwono ,  M. Wahid Syaifudin, dan Agus Krisnadi. Sidang formatur akhirnya memilih Iskak Sulistiyo sebagai Ketua PDM Klaten, dan Ruswanto sebagai Sekertaris. Sementara Ketua PDA Klaten terpilih  adalah Sri Mulyani dan sekertarisnya Fitria Hastuti. Musyda selesai dan ditutup pada pukul 20.15 WIB. ( Moch.Isnaeni)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply